AJAK WARGA DAN PERANGKAT DESA, PPS PENGGARIT GELAR GERAKAN MELINDUNGI HAK PILIH (GMHP)

Panitia Pemungutan Suara Desa Penggarit menggelar Gerakan Melindungi Hak Pemilih (GMHP) yang berlangsung di Balai Desa Penggarit (17/10/2018). GMHP diikuti oleh ratusan warga dan perangkat desa, serta petani.

Ketua PPS desa Penggarit Banu Hamdan mengatakan, Pemilu yang akan berlangsung 17 April 2019 berbeda dengan Pemilu nasional sebelumnya.

Pasalnya antara pemilihan legislatif dan presiden dilakukan terpisah namun pada pelaksanaan Pemilu nasional kali ini dilaksanakan secara serentak yaitu memilih legislatif dan presiden sesuai dengan undang undang pemilu.

“Ada beberapa tantangan bagi penyelanggara Pemilu, pengawas dan peserta pemilu dan pemilih, gerakan GMHP ini di harapkan tidak ada pemilih yang terlewatkan,” tuturnya.

Ia juga mengatakan Tahun 2018-2019 KPU mempunyai tugas pokok melindungi hak politik peserta pemilu, sehingga harus melayani semua pemilih yang sudah berhak memilih.

Sementara, untuk jumlah TPS di Desa PENGGARIT  ada 17 TPS, dengan DPT 4131 pemilih tersebut terdiri dari 2044 pemilih laki-laki dan 2087 pemilih perempuan yang tersebar di 5 dusun

Selain itu dengan digelarnya GMHP ini, sosialisasi pengecekan data pemilih bisa menyeluruh hingga semua lapisan masyarakat.

Ketua PPS menghimbau agar masyarakat dapat mengecek data pemilih melaui website www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id di aplikasi Ciluba KPU Pemalang yang dapat di download di play store HP andorid dan di portal KPU RI Pemilu 2019.

” Informasi ini bisa disebarluaskan secara masif agar semua masyarakat yang mempunyai hak pilih terdata sebagai pemilih,” ujarnya.

Dalam perkembangan jaman yamg semakin maju dengan memanfaatkan teknologi yang ada, Pemilu juga meningkatkan kemampuan masyarakat dalam pemanfaatan ilmu informasi teknologi (IT) untuk mendorong peran masyarakat sebagai pemilih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *