Desa Penggarit Gelar Sedekah Bumi, Pengunjung Berebut Gunungan Hasil Bumi

Pengugkapan rasa syukur kepada tuhan Yme bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan apa yang dilakukan olehh masyarakat desa penggarit yaitu dengna apa yang mereka namakan sedekah bumi. Sedekah bumi sebagai bentuk ungkapan terima kasih kepad tuhan, atas hasil mereka bercocok tanam selama setahun, karena itulah sedekah bumi dilakukan pada awal tahun yaitu pada bulan muharam atau bulan suro. Sedekah bumi dilakukan oleh masyarakat penggarit dengan cara menyajikan aneka macam hasil bumi baik yang masih mentah mupun yang sudah berbentuk olahan. Mereka berkumpul pada suatu tempat dengan membawa sajian tersebut. Setelah ritual do’a, sajian tersebut dibagikan atau disedekahkan kepada siapa saja yang memerlukan. Karena sedekah yang diberikan adalah dari hasil bumi, maka ritual ini dinamakan sebagai sedekah bumi.

Minggu (17/10/2021) Kegiatan sedekah bumi ini merupakan kegiatan pertama dari rangkaian Parade Budaya Desa Penggarit. Kegiatan selanjutnya adalah Serabi Likuran pada tanggal 23 Oktober 2021 dan terakhir kegiatan Boyong Kentong pada tanggal 31 Oktober 2021.
warga membanjiri komplek wisata Taman Makam Benowo di Desa Penggarit Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang. Antrian warga yang hendak ke lokasi wisata tersebut terlihat mulai dari jalur menuju Bendungan Sungapan. Lalulintas tertahan akibat sempitnya jalur tersebut.
Di lokasi wisata Taman Makam Benowo tersebut dilaksanakan salah satu rangkaian Parade Budaya Desa Penggarit berupa Sedekah Bumi. Sedekah Bumi sendiri merupakan upacara adat yang melambangkan rasa syukur atas limpahan rezeki berupa segala bentuk hasil bumi.