Suami-Istri Nyalon, jadilah wisata pilkades wujud nyata demokrasi yang damai

Unik, mungkin itu kata yang pantas yang untuk menggambarkan pesta rakyat pemilihan kepala desa Penggarit Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang. Kenapa tidak, pilkades yang selalu identik dengan terbaginya kubu dalam satu desa. Beda halnya dengan yang ada  di Desa Penggarit, pilkades dikemas dengan sangat nyentrik, unik dan mungkin yang pertama ada. Pilkades di kemas dengan tema Wisata Pilkades menjadikan masyarakat guyub dalam satu rangkaian acara.

Pilkades serentak melalui sistem baru e-voting digelar minggu (2/9) yang dimulai dengan mengiring kentongan estafet sekaligus mengiring calon kepala desa yang akan dipilih oleh masyarakat. Disepanjang jalan sudah berjejer para pedagang yang menjajakan aneka makanan tradisional menambah kemeriahan wisata pilkades. Tidak sampai disitu, keunikan lain adalah dua calon kades yang merupakan pasangan suami-istri, Imam Wibowo- Hesti Sulanjari, berebut kursi orang nomor satu di Desa Penggarit. Masyarakat bisa menerima walau pun calonnya suami-istri. Tercatat  sejumlah 2.515 hak pilih dari 4.443 DPT datang ke TPS untuk menggunakan suaranya. Dengan perolehan hasil untuk kemenangan Imam Wibowo dengan total suara 2.404.

Berdasarkan jadwal Dispermasdes, tahap pertama pilkades e-voting 2 September di Kecamatan Taman 16 desa dan Kecamatan Petarukan 2 desa. Tahap kedua pada 9 September dan berakhir 4 November.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *